Jumat, 25 Maret 2011

Karakteristik Aplikasi Web




 Media pengiriman konten untuk aplikasi web sangat
berbeda dengan software tradisional. Apliakasi web
membutuhkan kecocokan dengan berbagai jenis
perangkat display, format tampilan, dukungan
hardware, software
Dengan kondisi tersebut aplikasi web sangat
membutuhkan kompresi konten (teks, grapfis, image,
audio, video), sehingga semua media yang beragam
tersebut dapat mengaksesnya.
Sekuriti dan privasi lebih dibutuhkan oleh sistem‐sistem
berbasis web jika dibandingkan dengan software
tradisional.

Kategori AplikasiWeb
Fungsi






Kategori Aplikasi Web

 1. Document Centric Web Site
 2. Interactive Web Application
 3. Transactional Web Application
 4. Workflow‐based Web applications
 5. Collaborative Web applications
 6. Social Web
 7. Portal‐oriented Web applications
8. Ubiquitous Web applications
 9. Semantic Web.
      
1.    Document Centric Web Site

>          Model ini adalah genarasi awal dari aplikasi web

>          Halaman web disimpan di dalam sebuah web server sebagai halaman yang
sudah jadi, dan bersifat statik

>          Dibuat dalam format HTML

>          Dikirim ke web‐client sebagai respon terhadap adanya request.

>          HalamanWeb diupdate secara manual menggunakan tools tertentu.

>          Untu kasus Websites yang menutuhkan perubahan berkala, dengan sejumlah
halaman, maka akan membutuhkan faktor biaya yang signifikan dan biasanya
berdampak terhadap infromasi yang out of date.

>          Konsistensi data dan halaman tidak dapat dijaga, dan seringkali terjadi halaman
web yang redudan, dengan maksud agar mudah diakases.

>          Kelebihan model ini adalah pada kesederhanaan dan kestabilan web site

>          Waktu respon yang pendek karena halaman telah disimpan di web server

>          Static Home Pages, Web cast, dan simple web termasuk ke dalam kategori ini




link selanjutnya (part 3)
link selanjutnya (part 4)
link selanjutnya (part 5)

Kamis, 17 Februari 2011

Web Science


Ini adalah tugas kuliah saya. Apa itu web science? saya pun tak tahu pada awalnya, namun setelah searching sana sini.. barulah dapat pengertian dan sejarahnya.
Oke langsung saja!
Web Science adalah sebuah inovasi ciptaan Tim Berners-Lee (penemu World Wide Web). Para ilmuwan sudah meriset Web Science 3 tahun terakhir ini , pada workshop mereka di awal tahun ini, dan konferensi pertama Web Science di Athena, Yunani Maret 2009 yang dapat kita lihat implementasinya dalam 3-4 tahun ke depan apakah semantic atau web 3.0 akan melahirkan studi tersendiri atau web science berhasil mengadopsinya sebagai bagian dari kajian mereka.Web science dipercaya banyak orang seperti pimpinan bisnis, pengusaha dan pembuat polis dari seluruh dunia.
Web Science bertujuan  untuk mendisiplinkan pelatihan untuk belajar web di dunia dan menjelaskan isi dan tantangan itu akan membentuk penggunaan design masa depan. Tidak ada yang seperti web yang pernah ada sebelumnya. Ini adalah keberuntungan yang sangat baik sesuai dengan obligasi. Jika kita memastikan keuntungan web pada manusia, kita harus lakukan yang terbaik dahulu untuk mengerti itu.
web science
web science
Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. PadaWeb Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang  baru berusia beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Mengacu kepada kondisi ini, maka kajian pada Web Science akan melibatkan multi disiplin.
Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0. Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa. Pada saat ini, kita berada pada pergerakan dari Web 2.0 ke arah Web 3.0.  Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arahread-write, sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan ‘manusia-manusia, manusia-mesin, dan mesin-mesin’.
Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit. Contoh sederhana, pada saat kita mencari sebuah informasi di search engine popular seperti Google, hasil pencarian yang sesuai dengan kebutuhan kita  hanya 5% atau kurang dari daftar yang ditemukan pada Google.
Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian padaSemantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Dimana penelitian ini akan sangat berguna bagi kita yang haus akan informasi.

Semoga infonya bermanfaat bagi anda. Cheers!